Rabu, 10 Mei 2017

Dampak Dari Kedatangan Portugis, VOC, Perancis, Inggris, Serta Kolonialisme Belanda Di Nusantara

Dampak Dari Kedatangan Portugis, VOC, Perancis, Inggris, Serta Kolonialisme Belanda Di Nusantara

Assalamualaikum Guys. Aku balik lagi dengan topic baru yang pasti sangat menarik untuk disimak para sejarawan dan lain sebagainya. Jadi, untuk lebih lanjutnya, bisa dibaca dan dihafalkan bagi yang berminat.

Bangsa-bangsa Eropa di zaman Discovery mengalami perkembangan teknologi yang pesat. Terutama di bidang perlayaran dan navigasi. Saat Kota Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Utsmani, jalur perdagangan yang biasa di gunakan oleh Bangsa Eropa sekarang tertutup. Bangsa-bangsa Eropa pun mulai mencari alternatif untuk memasok kebutuhan akan komoditas-komoditas tertentu yang tidak ada di Eropa seperti rempah-rempah dan juga penghidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Mereka pun mulai pergi ke dunia-dunia baru yang belum pernah mereka temui. Salah satunya adalah Nusantara. Mereka berani menjelajah dengan 3 alasan utama yaitu: Gospel, Gold, dan Glory. Diantara Bangsa-bangsa Eropa yang menjelajah dan datang ke Nusantara adalah: Portugis, Perancis, Inggris, dan tentunya Belanda.

Dimulai dari tipe Portugis sampai Kolonialisme ala Belanda. Mereka bahkan membuat kongsi-kongsi dagang seperti VOC untuk mengatur perdagangan mereka. Akibat dari interaksi Bangsa Indonesia dengan Bangsa-Bangsa yang asing ini, lahirlah berbagai dampak. Baik dampak positif maupun negatif. Semuanya akan dibahas disini.
Dampak datangnya bangsa Portugis :

   1. Penyebaran agama Kristen Katolik Roma oleh missionaris bangsa Portugal.
   2. Banyak keluarga di Indonesia Timur yang berasal dari Bahasa Portugis.
   3. Lahirnya seni gitar balad keroncong.
   4. kehilangan banyak rempah-rempah.
   5. banyak masyarakat yang menderita.
   6. perekonomian masyarakat di kuras habis.

Kita beralih ke dampak dari datangnya VOC, Yaitu :
1.    Tambah pengetahuan tentang bahasa (bahasa asing khususnya Bahasa Belanda).
2.   Rakyat indonesia mengetahui tanaman yang laku di pasaran Eropa.
3.   Adanya Tekhnologi yang dibawa oleh Belanda.
4.   Kesejahteraan rakyat yang sangat minim.
5.   Jumlah penduduk yang semakin menurun karna banyak yang mati kelaparan.
6.   Rakyat semakin miskin karna monopoli perdagangan.

Dari VOC kita akan membahas kekuasaan Perancis dengan gubernur jenderal terkenalnya , yaitu : Herman Willem Daendels . Yang darinya memberikan dampak :
1.     Dibangunnya jalan raya pos Anyer-Panarukan yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia masa kini.
2.   Membangun pangkalan angakatan laut di Ujung Kulon dan Surabaya.
3.   Membangun pabrik senjata di Gresik dan Semarang.
4.   Rakyat Indonesia menderita karna monopoli perdagangan.
5.   Perbudakan dibiarkan berkembang, sehingga menambah penderitaan rakyat Indonesia.
6.   Adanya paksaan kerja yang membuat rakyat banyak yang meninggal dunia.

Beralih Ke Dampak Dari Inggris . Yaitu:
1.    Penghapusan kerja rodi (paksa).
2.   memperbaiki dalam bidang pemerintahan.
3.   melaksanakan system perdagangan bebas.
4.   memonopoli perdagangan.
5.   Adanya pemungutan pajak atas tanah.
6.   Ditetapkannya system landrent yang merugikan rakyat Indonesia.

Kemudian, tak lupa juga dampak dari kolonialisme era van D. Bosch, yaitu:
1.    Diadakannya system Cultuur Stelsel, Dengan adanya Cultuur stelsel mengenal teknik jenis menanam tanaman baru
2.   Dalam bidang hukum, sistem juri dihapuskan,
3.   Dengan diperbolehkannya Negara asing menanamkan modal di Indonesia, hal tersebut juga memberikan dampak yang positif.
4.    Pemerosotan ekonomi, karena hasil kelebihan panen seringkali tidak dikembalikan.
5.   Beban pajak yang begitu berat bagi rakyat Indonesia.
6.   Banyak rakyat Indonesia yang mati kelaparan.

Dan juga era van Deventer , dampaknya yaitu :
1.    Dibangunnya system irigasi untuk mengairi sawah.
2.   Adanya pemerataan penduduk di berbagai wilayah di Indonesia.
3.   Kemajuan dalam bidang pendidikan.
4.   Masih diterapkannya kerja rodi yang membuat rakyat Indonesia menderita.
5.   Menurunnya usaha kerajinan rakyat karena kalah bersaing dengan barang-barang impor Eropa.
6.   Adanya krisis perkebunan pada tahun 1885 karna jatuhnya harga kopi dan gula.

Untuk pembahasan kali ini, cukup sampai sini ya guys..


See You On The Next Topic. Wassalamualaikum..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar